Tentunya didukung oleh delapan gemolog terpercaya dan kredibel di bidangnya, di antaranya, Laboraturium dari SkyLab, GRI, IGC, MRI, Login, WGL, Agli, AGL, dan AGC.
Nantinya juga, lanjut dia, bakal ada sesi gemolog bertanya kepada para peserta pameran. Sehingga sesi kegiatan bakal terasa hidup dan bergairah.
Lantaran diduga dan atau mungkin mereka banyak yang belum tahu batu permata yang berkualitas, asli atau imitasi, Chaerullah katakan, selama ini pedagang dan pembeli yang bertanya kepada gemolog tentang seputar batu permata dan akik.
“Jadi sebagai edukasi, gemolog bertanya kepada para pedagang atau pembeli. Sesi ini setiap harinya akan berbeda-beda, dari hari Senin sampai Minggu selesai acara, mulai jam 09.00 WIB – 18.00 WIB,” ungkapnya.
Chaerullah juga mengharapkan, nantinya ketika acara pengunjungnya bisa ramai memeriahkan acara, karena balik lagi pusat batu permata dan akik tentunya ada di Pasar Rawa Bening, Jatinegara.
“Agar sistem ekonomi jual-beli para pedagang batu permata-akik berjalan lancar, perekonomian perbatuan nusantara terus menerus kian bangkit,” katanya.

