“Keselamatan pengunjung, terutama anak-anak, harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai ada fasilitas publik yang justru membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Sardy juga mendorong pemerataan penanaman ragam hayati di seluruh wilayah Jakarta. Menurutnya, kawasan dengan vegetasi yang beragam masih lebih banyak ditemui di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, sehingga Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara juga perlu mendapatkan perhatian yang sama agar ruang hijau semakin merata dan wajah ibu kota menjadi lebih asri.
Sementara kepada Dinas Bina Marga, Sardy meminta percepatan pembangunan akses jalan menuju kawasan Rorotan. Ia menyebut pembebasan lahan di sisi timur telah berjalan, namun masih terdapat persoalan di wilayah utara yang diduga berkaitan dengan penetapan lokasi (penlok).
Ia meminta Dinas Bina Marga segera mencari solusi agar pembangunan jalan tidak kembali tertunda dan mampu mendukung konektivitas kawasan tersebut.
“Contoh yang sangat jelas di Rorotan, tanah sudah dibebaskan tapi hingga kini tidak juga dibangun jalan. Padahal jalan itu jika sudah rampung dibangun akan memudahkan akses untuk mengangkut sampah ke Rorotan. Hal sama pun terjadi di Jakarta Utara. Pembebasan lahan agar segera diselesaikan karena berkaitan dengan distribusi sampah supaya tidak terkendala.

