IPOL.ID – Miris. Kata itu yang dilontarkan anggota Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Matnoor Tindoan, menyikapi kualitas sejumlah proyek pembangunan taman di Jakarta yang dinilai jauh dari harapan.
Anggota Komisi D DPRD DKI itu bahkan mengusulkan agar pemerintah menunda pembayaran kepada kontraktor apabila hasil pekerjaan belum sesuai standar.
Salah satu contoh, pembangunan taman yang dibangun di kawasan Kampung Melayu, Jaktim yang memperlihatkan kondisi yang memprihatinkan
“Rasanya pekerjaan itu tidak layak dibayar. Bangun tamannya seperti proyek gagal. Lantainya juga kondisinya kurang baik. Ini mestinya menjadi perhatian,” ujar Matnoor, Rabu (8/7/2026).
Ia menilai pembangunan ruang terbuka hijau harus memperhatikan kualitas dan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, banyak warga justru menginginkan fasilitas olahraga seperti lapangan futsal, voli, maupun bulu tangkis dibanding taman yang akhirnya tidak dimanfaatkan secara optimal.
“Jangan hanya mengikuti tren membangun taman, tetapi lihat aspirasi masyarakat. Kalau masyarakat butuh fasilitas olahraga yang murah dan mudah diakses, itu yang harus diprioritaskan,” katanya.

