Lebih lanjut, Matnoor meminta pemerintah mengecek langsung kondisi taman sebelum mencairkan pembayaran kepada pelaksana proyek.
“Kalau saya usul, jangan dibayar dulu sampai mereka merapikan pekerjaannya. Kondisinya menyedihkan,” tegasnya.
Selain itu, Matnoor juga mengkritisi penataan kawasan Kali Cideng, Rasuna Said, Jaksel. Menurutnya, wajah kawasan di atas sungai memang terlihat lebih rapi, tetapi kualitas air sungainya masih sangat buruk dan mengeluarkan bau menyengat.
“Bagian atasnya memang bagus, tapi air sungainya luar biasa busuk. Setengah jam saja kita tidak kuat berada di sana. Padahal sungai itu wajah Jakarta, yang pertama dilihat orang adalah airnya,” sindirnya.
Ia meminta Pemprov DKI tidak hanya berfokus pada penataan fisik, tetapi juga memperbaiki kualitas air sungai.
“agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnnya.
Dalam kesempatan itu, Matnoor juga menyoroti masih banyaknya usulan hasil reses anggota DPRD yang belum terealisasi.
Menurutnya, alokasi anggaran untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat perlu ditingkatkan agar tidak menumpuk hingga akhir masa jabatan anggota dewan.

