Selama 13 hari berturut-turut, AS melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah Iran yang menyasar berbagai infrastruktur strategis. Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah target, termasuk pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Meredanya ketegangan kedua negara langsung direspons positif oleh pasar energi global. Pada perdagangan Senin (27/7/2026), harga minyak mentah Brent turun 5,05 persen menjadi 91,89 dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 5,23 persen menjadi 84,64 dolar AS per barel. (bam)
