Menurutnya, kawasan Asia Pasifik saat ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan pendidikan tinggi dunia dengan perkembangan riset, inovasi, mobilitas mahasiswa, dan kolaborasi lintas negara yang semakin pesat. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, industri, dan pembangunan bangsa.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan penyelenggaraan forum tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi BINUS University.
Ia menilai tema Advancing Education for Purpose and Impact sejalan dengan komitmen BINUS dalam membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan yang relevan dan berdampak.
“Kami percaya bahwa kemajuan pendidikan tinggi tumbuh melalui dialog terbuka, jejaring yang kuat, serta kolaborasi lintas batas,” kata Nelly.
Ia menambahkan, penyelenggaraan QS Higher Ed Summit juga menjadi kesempatan membawa kiprah pendidikan tinggi Indonesia ke ruang dialog global. Hal itu sejalan dengan visi BINUS sebagai A World-class University, Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation, yang diwujudkan melalui pengembangan talenta, inovasi akademik, kolaborasi dengan industri, dan perluasan kemitraan internasional.

