Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui kegiatan Gathering Kawasan Industri Jawa Barat bertema ‘Membangun Konektivitas Investasi Global melalui Digitalisasi Kawasan Industri’ yang digelar di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 perwakilan pengelola kawasan industri di Jawa Barat.
Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai perkembangan investasi nasional, potensi investasi Jawa Barat, serta solusi perbankan digital dan ekosistem keuangan yang dapat mendukung kebutuhan pengelola kawasan industri maupun tenant perusahaan. Pemaparan tersebut melibatkan BNI, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat.
Saat ini, terdapat 178 perusahaan pengelola kawasan industri dan 25 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berperan sebagai motor penggerak investasi nasional. BNI menilai, penguatan layanan digital dan konektivitas keuangan di kawasan industri dapat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan bagi investor dan pelaku usaha.

