Menurut Okki, penyelenggaraan gathering di Jawa Barat menjadi relevan karena provinsi tersebut merupakan salah satu kontributor utama investasi nasional. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp76,7 triliun, dengan kontribusi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp50,47 triliun.
“Inovasi layanan dan solusi digital yang terus dikembangkan BNI merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan nasional, sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara yang diusung pada perayaan delapan dekade BNI,” ujar Okki.
Memasuki usia ke-80, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan industri, mendukung transformasi digital kawasan industri, memperkuat konektivitas investasi global, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (Adv/Yudha)

