Polemik tersebut turut berdampak pada ayah Dea, dr H Nevirizal. Ia memutuskan mengundurkan diri dari jabatan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Surat pengunduran diri Nevirizal telah diserahkan kepada Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki pada Kamis (23/7/2026). Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyatakan surat tersebut akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Nevirizal juga menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan, rekan kerja, dan masyarakat Kabupaten Gayo Lues atas kegaduhan yang muncul akibat unggahan anggota keluarganya.(Vinolla)
