“Setelah ibunya pergi, pintu dikunci dari dalam oleh korban. Di situlah korban diduga melompat dari jendela,” ujar Mansur.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan bahwa korban sempat tersangkut di bagian balkon sebelum akhirnya terjatuh ke bawah. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara jenazah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Meski demikian, penyidik menegaskan belum menemukan bukti yang mengarah pada motif tertentu, termasuk dugaan adanya tekanan pekerjaan sebagai dokter internship.
“Sampai sekarang belum ada informasi apakah karena tekanan pekerjaan atau hal lain. Kami belum bisa meminta keterangan keluarga karena masih berduka,” kata Mansur.
Ia menambahkan, seluruh kemungkinan masih terbuka dan akan didalami melalui proses penyelidikan.
“Tetap kami dalami apa penyebabnya, kok bisa dengan senekat itu lompat dari lantai 18,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga belum dapat melakukan pemeriksaan di dalam unit apartemen karena pintu masih terkunci dari dalam. Aparat memilih menunggu persetujuan pihak keluarga sebelum mengambil langkah membuka paksa pintu.
