Menurut Herul, kondisi potongan tubuh tersebut telah mengalami kerusakan karena diduga sempat tertelan biawak. Berdasarkan pengamatan awal, bagian tubuh itu diperkirakan berasal dari bayi yang berusia sekitar satu minggu. Namun, kepastian mengenai identitas maupun usia korban masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
Penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang ratusan warga berdatangan ke lokasi. Tim Inafis Satreskrim Polres Purwakarta bersama Polsek Plered langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Hingga Rabu malam, polisi bersama warga masih melakukan penyisiran di kawasan kebun pisang dan semak-semak di sekitar lokasi untuk mencari kemungkinan bagian tubuh lainnya maupun keberadaan biawak yang diduga membawa potongan tubuh tersebut. Namun, pencarian belum membuahkan hasil.
Pihak kepolisian saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan apakah potongan tubuh tersebut benar berasal dari bayi baru lahir. Pemeriksaan juga dilakukan guna mengungkap penyebab kematian serta menelusuri pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur tindak pidana.
