Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang penguatan kerja sama di sektor ekonomi, pendidikan, kepemudaan hingga perdagangan. Bramantyo berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih formal dan konkret.
“Tadi kami menerima undangan untuk hadir secara langsung di Bosnia Herzegovina dan harapannya dalam waktu dekat kita bisa hadir secara langsung serta memformalkan berbagai macam kerja sama yang lebih konkret lagi,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Ia menambahkan, salah satu fokus pembahasan adalah penguatan industri halal, peningkatan kunjungan wisatawan kedua negara, serta perluasan perdagangan yang saling menguntungkan.
“Kita mencoba memastikan industri halal terus diperkuat, terus yang kedua bagaimana meningkatkan wisatawan dari Bosnia menuju Indonesia termasuk juga dari Indonesia ke Bosnia, dan juga bicara soal bagaimana memperkuat free trade,” katanya.
Menurut Bramantyo, kerja sama tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.
