Guna mewujudkan hal tersebut, Presiden menginstruksikan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat sinergisitas dengan berbagai elemen terutama kementerian/lembaga terkait, salah satunya Kementerian Agama termasuk para ulama dan tokoh masyarakat.
“Perkuat sinergi. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama lembaga pemerintah lainnya, bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, akademisi, dan media,” tegas Presiden.
Presiden juga menyoroti penegakan hukum yang berkeadilan dan berpihak pada kemanusiaan. Presiden menginstruksikan bahwa masyarakat wajib mendapatkan perlindungan, serta menuntut aparat untuk melayani setiap warga yang mencari kebenaran dan keadilan.
“Orang yang benar harus merasa aman, orang yang bersalah harus bertanggung jawab,” pungkasnya. (ahmad)

