Komandan Regu Tim Rescue Sudin Gulkarmat Sektor Duren Sawit, Agung Setio Purnomo mengungkapkan, pihaknya memberikan penghalang selama proses evakuasi mainan di jari jempol bocah.
“Jadi dia sempat takut dengan alat kita makanya kami beri penghalang supaya tidak takut dan melihat,” terang Agung.
Menurutnya, proses penanganan evakuasi mainan dari jari bocah tersebut itu membutuhkan waktu sekira 10 menitan.
Selama proses evakuasi, tidak ada kendala apapun yang dialami oleh petugas dan ia memastikan bocah tersebut tidak terluka sedikitpun.
“Paling adalah rasa takut dari bocah itu yang bikin kamu susah dan selama proses berlangsung didampingi sama Ibunya,” katanya.
Peristiwa ini bukan kali pertama Damkar Duren Sawit menangani jari yang tersangkut benda. Sebelumnya, pada 25 Maret 2026, petugas juga berhasil melepaskan tutup galon air mineral yang tersangkut di jari seorang remaja.
Tak butuh waktu lama, sekitar lima menit dan dengan menggunakan obeng kecil petugas Damkar berhasil mengeluarkan tutup galon dari jemari remaja tersebut. (Joesvicar Iqbal)
