Dia katakan, estafet kepemimpinan merupakan bagian yang wajar dalam pemerintahan. Yang terpenting, menurutnya, adalah memastikan setiap proses transisi mampu menghadirkan penguatan terhadap kelembagaan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Noverizky berharap kepemimpinan Sudaryono dapat semakin memperkuat sistem tata kelola BGN, mulai dari perencanaan, pengadaan, distribusi, hingga pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh daerah.
“Program sebesar ini membutuhkan tata kelola modern, transparan, dan berbasis data. Dengan sistem yang kuat, manfaat program akan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran,” tukasnya.
Dia juga menilai kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat harus terus diperkuat agar implementasi MBG berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya jadi tanggung jawab BGN semata. Dibutuhkan sinergi nasional agar setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama atas asupan gizi yang layak,” ujarnya.
