Menurut Noverizky, evaluasi secara berkala juga harus menjadi budaya kerja di lingkungan BGN agar setiap tantangan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui kebijakan yang adaptif.
Dia berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat mekanisme pengawasan internal sehingga seluruh proses pelaksanaan program berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kepercayaan publik merupakan modal utama. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi fondasi dalam setiap pengambilan kebijakan maupun pelaksanaan program di lapangan,” katanya.
Noverizky optimistis, di bawah kepemimpinan Sudaryono, Program Makan Bergizi Gratis akan terus mengalami penyempurnaan, baik dari sisi kualitas pelayanan, jangkauan penerima manfaat, maupun efektivitas penggunaan anggaran negara.
Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan konstruktif terhadap kepemimpinan baru di BGN demi keberhasilan program prioritas nasional tersebut.
“Kritik tentu diperlukan sebagai bagian dari kontrol publik. Namun, dukungan dan partisipasi seluruh elemen bangsa juga tidak kalah penting agar program ini benar-benar menjadi instrumen peningkatan kualitas generasi penerus bangsa,” katanya.
