IPOL.ID — Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene menyoroti belum optimalnya pemanfaatan fasilitas Catheterization Laboratory (Cath Lab) di RSUD Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, alat kesehatan yang telah tersedia harus segera dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat layanan jantung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Felly usai Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI ke RSUD Komodo, Jumat (24/7/2026).
“Kami melihat di rumah sakit sudah ada cath lab. Sayang sekali alat yang nilainya cukup besar ini belum dapat dioperasikan secara maksimal. Padahal usia pemanfaatan alat juga terbatas, sehingga waktu yang terlewat menjadi kerugian bagi pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Felly menjelaskan, salah satu kendala utama belum optimalnya operasional cath lab adalah belum terpenuhinya persyaratan kerja sama pelayanan dengan BPJS Kesehatan. Ia mengungkapkan RSUD Komodo baru memiliki dokter spesialis jantung tetap pada April 2026 sehingga proses pengajuan kerja sama dengan BPJS Kesehatan baru dapat dilakukan setelah persyaratan tersebut terpenuhi.
