“Tidak ada di antara rakyat Indonesia yang lapar, tidak ada anak-anak Indonesia yang tidak bisa sekolah, tidak ada warga negara kita yang tidak bisa dapat pelayanan rumah sakit bila perlu,” katanya.
Prabowo kemudian mengingatkan besarnya tanggung jawab seorang aparatur negara. Ia menegaskan masyarakat tidak lagi menginginkan birokrasi yang lamban maupun pejabat yang menyalahgunakan jabatan.
Para pamong praja muda harus menjaga integritas sejak awal pengabdian. Aparatur, kata dia, harus bekerja jujur, disiplin, bersih dari korupsi, serta berani mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat.
“Rakyat membutuhkan bahkan rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Rakyat menuntut aparatur negara yang mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan,” urainya.
Prabowo menambahkan, jabatan maupun pangkat bukanlah ukuran kehormatan seorang aparatur.
Kehormatan seorang aparatur negara, menurut dia, tidak lahir dari kursi yang diduduki, melainkan dari sejauh mana rakyat merasakan manfaatnya.
