Kepala BNPB mengatakan, penanganan di area Tumbang Nusa menjadi prioritas utama beberapa waktu ke depan agar tidak mengganggu aktivitas warga masyarakat dan lalu lintas jalan lintas kabupaten/kota.
“Tadi dipaparkan bahwa ada kebakaran yang mendekati jalan di area Tumbang Nusa. Ini akan kita intervensi serius. Seluruh armada pesawat Water Bombing akan kita prioritaskan ke titik itu, dikombinasikan dengan OMC untuk memicu hujan deras,” tegasnya.
Selain memperkuat upaya penanganan karhutla, Kepala BNPB juga meminta pemerintah daerah bersama seluruh instansi terkait untuk meningkatkan langkah antisipasi menghadapi potensi puncak El Nino dan kekeringan.
Upaya dilakukan terus memantau perkembangan iklim dan cuaca, mengintensifkan patroli di wilayah rawan karhutla, serta memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, baik perorangan maupun korporasi.
Pemerintah daerah diminta segera melakukan pendataan dan pemetaan wilayah berpotensi mengalami kekeringan. Hasil identifikasi menjadi dasar dalam penyediaan sarana air bersih, seperti pembangunan sumur bor, pipanisasi jaringan air bersih, maupun distribusi air menggunakan mobil tangki, sehingga kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
