Untuk memperkuat dampak kebijakan fiskal, pemerintah menyalurkan berbagai paket stimulus ekonomi secara bertahap sepanjang tahun 2025 dengan total nilai Rp110,7 triliun. Stimulus tersebut difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat, memperkuat sektor riil, mendukung UMKM dan sektor padat karya, mendorong sektor perumahan, program magang, pemberian diskon tiket pada masa liburan, hingga pemberdayaan generasi muda.
Kinerja ekonomi tersebut turut berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan turun menjadi 8,25 persen, tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,85 persen, kemiskinan ekstrem berhasil ditekan menjadi 0,78 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75,90.
“Capaian ini merupakan bukti upaya pemerintah untuk terus melindungi masyarakat dan ekonomi di tengah guncangan dan ketidakpastian global melalui berbagai pendekatan multi sektor dan program-program yang terarah. Pemerintah akan terus berkomitmen untuk mengoptimalkan dampak kebijakan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Menkeu.
