Jupiter menambahkan, persoalan serupa juga ditemui di sejumlah wilayah lain di daerah pemilihannya seperti Palmerah, Sukabumi Selatan dan Serengseng.
Selain sanitasi, warga juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses air bersih. Masih banyak warga yang menggunakan air sumur dengan kondisi berwarna cokelat, berbau dan menyebabkan penyakit kulit.
Anggota Komisi B itu berharap pemasangan sambungan air perpipaan dari PAM Jaya dapat dipercepat, bahkan jika memungkinkan dilakukan secara gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Tak hanya itu, persoalan sampah juga menjadi perhatian. Menurut Jupiter, berkurangnya ritase pengangkutan sampah membuat sebagian warga membuang sampah ke kali yang berpotensi memicu banjir dan mencemari lingkungan.
“Hampir di setiap reses, warga selalu menyampaikan persoalan sampah, air bersih, kesehatan hingga sulitnya masuk sekolah negeri. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah,” pungkasnya.(Sofian)

