Di sela-sela peninjauan, Iriawan turut memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh perwira Pertamina dan perwira lapangan yang menjaga keandalan operasional terminal tanpa mengenal lelah. Ia mengingatkan bahwa kerja keras mereka memiliki dampak besar bagi denyut nadi perekonomian kawasan.
“Setiap tetes BBM yang kalian salurkan dari fasilitas ini adalah energi yang menyalakan lampu-lampu di rumah warga, energi yang menggerakkan truk-truk logistik di jalan raya, dan energi yang menghidupkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi di pelosok Sumatra. Tugas kalian adalah tugas mulia,” pesannya membakar semangat para pekerja.
Sebagai salah satu fasilitas unggulan Pertamina Patra Niaga, IT Kertapati dibekali kapasitas penimbunan mencapai 52.561 kiloliter (KL) dengan throughput harian sekitar 7.444 KL. Terminal ini menyalurkan beragam varian produk, mulai dari Pertalite, Biosolar B40, Solar B0, Pertamax, Pertadex, hingga Pertamax Turbo.
Infrastruktur penerimaannya didukung oleh jaringan pipa Plaju–Kertapati sepanjang 12,57 kilometer serta dua dermaga berkapasitas 1.100 DWT dan 500 DWT. Sementara untuk penyaluran darat, terminal mengoperasikan empat filling point mobil tangki berkapasitas 2.200 liter per menit, fasilitas khusus Pertamax Turbo berkapasitas 1.100 liter per menit, serta didukung 77 unit mobil tangki berkapasitas angkut 1.480 KL dan 389 awak mobil tangki (AMT).
