IPOL.ID – Sejumlah persoalan menyangkut pelayanan publik di tengah masyarakat mencuat dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Mulai dari pemanfaatan aset daerah, layanan kesehatan, keterbatasan lahan pemakaman, hingga kelanjutan pembangunan Masjid Jakarta Islamic Centre menjadi perhatian serius Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Subki.
Politisi PKS itu mempertanyakan pemanfaatan aset milik pemerintah berupa stadion yang dinilai tidak lagi difungsikan secara optimal. Menurutnya, apabila lahan tersebut tidak lagi digunakan sebagai fasilitas olahraga, pemerintah sebaiknya mengalihfungsikannya untuk kepentingan masyarakat, seperti pembangunan sekolah atau pun lainnya.
“Kalau memang tidak bisa dimanfaatkan untuk olahraga, gunakan untuk kepentingan pemerintah. Dirikan sekolah di lokasi itu yang memang dibutuhkan masyarakat, khususnya warga kurang mampu,” ujar Subki, kemarin.
Pada sektor kesehatan, Subki juga menyinggung kebutuhan pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Ia mengatakan aspirasi masyarakat terkait pembangunan RSUD sudah lama disampaikan karena warga masih bergantung pada rumah sakit swasta dengan pelayanan BPJS yang dinilai belum maksimal.
