Dalam kesempatan itu, Subki turut mempertanyakan komitmen Pemprov DKI Jakarta terhadap kelanjutan pembangunan Masjid Jakarta Islamic Centre di Koja, Jakarta Utara, yang terbakar beberapa tahun lalu.
Ia menilai pemerintah perlu segera mengambil keputusan, baik melalui penganggaran pembangunan kembali maupun membuka peluang partisipasi masyarakat.
“Saya kira jika dianggarkan sekitar Rp500 miliar sudah cukup untuk membangun kembali masjid tersebut. Kalau memang pemerintah serius, segera diwujudkan. Kalau tidak, buka saja donasi kepada masyarakat. Saya yakin banyak warga yang siap membantu. Jangan sampai masyarakat tidak diperbolehkan berdonasi, sementara pemerintah juga tidak kunjung melakukan pembangunan,” ujar Subki.
Lebih lanjut, Subki berharap berbagai persoalan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penyusunan kebijakan dan alokasi anggaran, sehingga pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, fasilitas umum, dan keagamaan dapat berjalan lebih optimal.(sofian)
