Ngatino menegaskan bahwa dinamika dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar seluruh pihak tetap menghormati mekanisme yang telah ditetapkan oleh tim penjaringan serta suara mayoritas Pengpro.
“Kalah atau menang dalam organisasi itu biasa. Dari 27 Pengpro yang hadir, 21 Pengprov konsisten mendukung saya. Masing-masing harus memahami dan menghormati itu. Kita tidak boleh hanya karena merasa kurang dukungan, lalu mau menghentikan Munas. Apa tujuannya? Berarti tidak memikirkan masa depan kickboxing,” ujar Ngatino seusai Munas.
Ia membeberkan bahwa sebenarnya sejak setahun lalu ia tidak berniat mencalonkan diri dan berupaya menyiapkan regenerasi kepemimpinan, termasuk berkomunikasi dengan Ketua Dewan Pembina PP KBI Airlangga Hartarto dan calon Ketua Umum PP KBI Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Namun, dinamika serta gangguan di internal organisasi membuat Dewan Pembina akhirnya meminta Ngatino untuk kembali turun tangan demi menjaga stabilitas dan prestasi PP KBI.
