Sebagai bagian dari puncak peringatan Hari Malaria Sedunia 2026, Kementerian Kesehatan menyerahkan sertifikat eliminasi malaria kepada Provinsi Sumatera Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta tujuh kabupaten, yaitu Langkat, Kepulauan Mentawai, Timor Tengah Selatan, Sumba Tengah, Purworejo, Halmahera Utara, dan Bintan. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Kejuaraan Nasional Mikroskopis Malaria yang diselenggarakan bekerja sama dengan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI).
Mewakili para kepala daerah penerima sertifikat eliminasi malaria, Bupati Sumba Tengah, Paulus Limu, menyampaikan Komitmen Pemeliharaan Daerah Eliminasi Malaria.
“Kami menyatakan komitmen dengan sepenuh hati dan sungguh-sungguh untuk menggerakkan seluruh pemangku kepentingan mempertahankan eliminasi malaria di kabupaten dan provinsi yang merupakan wilayah kerja kami,” ujar Bupati Sumba Tengah.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mempertahankan status eliminasi malaria melalui penguatan komitmen lintas sektor, surveilans, peningkatan kapasitas layanan diagnosis dan pengobatan, pemberdayaan masyarakat, serta kemitraan. Pemerintah daerah juga berkomitmen menjamin ketersediaan tenaga terlatih, sarana prasarana, dan anggaran, serta mengoordinasikan seluruh upaya secara terpadu dan berkesinambungan guna mendukung target Eliminasi Malaria Nasional Tahun 2030. (tim)
