Fasilitasi layanan tersebut dilakukan bertepatan dengan kegiatan Pre-Departure Gathering 2026. Dalam kegiatan itu, BNI membantu peserta membuka rekening, mengaktifkan wondr by BNI, serta mengikuti proses pendaftaran sebagai pengguna wondr multicurrency.
Mahasiswa juga memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan layanan digital untuk transaksi sehari-hari dan pengelolaan keuangan selama berada di Hong Kong.
Dukungan itu diperkuat melalui keberadaan BNI Hong Kong yang akan mendistribusikan Kartu Debit Multicurrency Co-Branding PPI-HK kepada mahasiswa Indonesia. Kartu tersebut terintegrasi dengan layanan digital BNI untuk mendukung transaksi internasional dan akses terhadap kebutuhan perbankan.
“Kolaborasi dengan PPI-HK menjadi bagian dari komitmen BNI untuk terus memperkuat layanan bagi diaspora Indonesia di berbagai negara,” kata Okki.
Penguatan layanan digital dan jaringan internasional tersebut juga sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia. BNI berupaya menghadirkan solusi perbankan yang relevan bagi masyarakat Indonesia di berbagai negara, termasuk kalangan mahasiswa.
