Di tengah kecaman yang muncul, The Sounds Project kemudian mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. Pihak penyelenggara mengatakan membutuhkan waktu sebelum memberikan klarifikasi karena kejadian tersebut melibatkan banyak pihak.
“Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini. Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan,” tulis The Sounds Project dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa (11/8/2026).
Sementara itu, Newport selaku brand minuman beralkohol yang disebut terkait dalam challenge tersebut juga memberikan klarifikasi. Manajemen Newport menegaskan aktivitas membaca Alquran tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh pihak brand.
Menurut Newport, aksi tersebut muncul secara spontan dari salah seorang pengunjung yang berada di lokasi.
“Kami perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi,” tulis manajemen Newport dalam pernyataan resminya.
