Tiga fondasi utama yang perlu dibangun adalah keselamatan, meliputi kendaraan, baterai, dan prosedur penanganan darurat; edukasi agar pengguna memahami cara memanfaatkan teknologi secara optimal; serta infrastruktur yang mencakup jaringan pengisian daya, layanan purnajual, dan sumber daya manusia yang kompeten.
“Tidak ada satu solusi yang dapat menjawab seluruh kebutuhan elektrifikasi. PHEV memiliki peran strategis sebagai jembatan yang mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Namun, keberhasilan transisi ini tidak hanya bergantung pada teknologinya, melainkan juga pada edukasi yang mampu membangun kepercayaan dan pemahaman masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi ini secara maksimal,” ujar Mahaendra Gofar, Founder EVSafe Indonesia.
Membangun Ekosistem, Menghadirkan Kepastian Kepemilikan Bagi DFSK, menghadirkan kendaraan elektrifikasi tidak berhenti pada inovasi produk. Lebih dari itu, perusahaan terus membangun ekosistem kepemilikan yang memberikan rasa aman dan ketenangan bagi konsumen, mulai dari jaringan dealer, layanan purnajual, hingga kesiapan teknis dalam menangani kendaraan PHEV di berbagai wilayah Indonesia.
