“AFF sudah percaya dengan transformasi yang dilakukan PSSI. Kepercayaan ini terbukti nyata dari event-event AFF yang dilaksanakan di Indonesia, seperti ASEAN U-23 Championship 2025, ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-17 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-19 Women’s Championship 2025, serta ASEAN U-16 Girls’ Championship 2025,” tambah Erick Thohir.
Khiev Sameth merupakan pemimpin militer dari Kamboja yang telah memimpin Federasi Sepakbola ASEAN sejak tahun 2019. Lalu, ia terpilih kembali pada November 2022, tanpa satupun pesaing, untuk periode kedua yang akan berakhir pada 2026. Melihat visi kepemimpinan yang visioner dan inklusif dalam pengembangan sepakbola di Kawasan Asia Tenggara, ia berpeluang besar memperpanjang masa jabatannya itu.
Lebih lanjut, Erick Thohir menyoroti pentingnya kepemimpinan yang stabil untuk menyambut agenda-agenda besar sepak bola dunia yang akan berlangsung di kawasan Asia Tenggara. FIFA telah mempercayakan sejumlah turnamen besar ke kawasan ini, menandakan bahwa Asia Tenggara kini berada di radar utama sepak bola internasional.
