Selain itu, petugas menyiapkan perlengkapan keselamatan serta alat pernapasan sebelum turun ke dasar sumur.
Setelah ular berbisa tersebut berhasil diamankan menggunakan karung dan peralatan khusus, petugas kemudian mengevakuasi jasad Aam dari dasar sumur.
“Petugas Damkar bersama BPBD bergerak ke lokasi kejadian dan informasi itu benar hingga berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polisi, BPBD, Damkar Kota, Kabupaten Tasikmalaya, Puskesmas, PMI, aparatur pemerintah,” kata Roni.
Roni menyebut berdasarkan keterangan warga, Aam diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kondisi jenazah saat ditemukan juga telah mengeluarkan bau tidak sedap.
Kapolsek Tanjungjaya Polres Tasikmalaya Ipda Hendi Herdiansyah mengatakan, jasad korban diperkirakan telah berada di dasar sumur selama lebih dari satu hari.
“Hasil penyelidikan sementara, korban diduga terjatuh ke dalam sumur hingga akhirnya meninggal dunia,” ujar Hendi.
Identitas korban kemudian dipastikan oleh kakak kandungnya. Pihak keluarga sebelumnya telah melakukan pencarian terhadap Aam selama 12 hari.
