Di tengah proses penanganan korban, aktivitas transportasi udara juga ikut terganggu. Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia menutup sementara enam bandara demi alasan keselamatan.
Enam bandara tersebut berada di Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura.
Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan status darurat nasional pada Senin sore. Presiden Abelardo De La Espriella yang baru beberapa hari menjabat langsung mengambil alih koordinasi penanganan bencana.
Melalui akun X, De La Espriella menyatakan dirinya menuju Bogota untuk memusatkan penanganan keadaan darurat.
“Saya terbang ke Bogota untuk fokus menangani keadaan darurat yang dihadapi negara kita,” tulisnya.
Ia juga meminta masyarakat terdampak tetap kuat dan memastikan pemerintah akan berupaya menangani situasi serta membantu proses pemulihan wilayah yang terdampak.
“Kepada warga Kolombia yang sedang melalui masa-masa sulit hari ini, saya ingin menyampaikan: Anda tidak sendirian,” ucap De La Espriella.
“Anda memiliki Presiden yang sangat peduli pada rakyatnya dan akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi, mendukung, dan melangkah maju bersama dalam membangun kembali wilayah yang terdampak.”
