“Sebagaimana kita ketahui bahwa Pesanggrahan ini memiliki posisi strategis dalam penanganan permasalahan banjir di Jakarta. Pelaksanaan kerja bakti kami mulai dari sini kemudian ditularkan ke seluruh RT dan RW, sehingga menjadi budaya gotong royong di masyarakat,” kata Wali Kota Jaksel, Syafrin didampingi Seko Mukhlisin.
Dalam peninjauannya, wali kota Jaksel menyoroti kondisi Saluran PHB Taman Alfa Indah sepanjang 403 meter yang mengalami pembendungan sedimen cukup parah (tumpukan tanah, pasir dan batu serta sampah rumah tangga), terutama di area bawah jembatan.
“Setelah kami cek, ternyata di bawah jembatan itu sedimennya sudah sangat masif menutup sebagian besar saluran, bahkan mencapai 90 persen. Mumpung musim kemarau, kami gerak cepat lakukan pengerukan agar kapasitas tampung air kembali optimal saat musim hujan tiba,” tukasnya.
Syafrin mengungkapkan, tidak hanya pengerukan saluran air, aksi gotong royong ini juga melibatkan pembersihan sampah di area permukiman sekitar.
Kemudian, Pemkot Jakarta Selatan juga akan melakukan koordinasi bersama unsur dan wilayah terkait lainnya.
