IPOL.ID- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut saat ini warga tidak lagi mengeluhkan bau sampah dari RDF Rorotan, Jakarta Utara.
Meski begitu, orang nomor satu di DKI itu mengakui jika fasilitas pengolahan RDF Rorotan tersebut belum maksimal dalam pengelolaan sampah.
Hal itu dikarenakan tempat pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara, hingga saat ini, baru sekitar 800 ton sampah yang diolah dari total kapasitas mencapai 2.500 ton per hari di RDF Rorotan, Jakut.
“Produksinya sendiri dari tiga line, yang sudah beroperasi penuh satu line, yaitu 800 ton per hari. Dan line kedua, ketiga sedang dalam persiapan,” ujar Pramono, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, salah satu masalah RDF Rorotan belum bisa digunakan maksimal dikarenakan ketersediaan unit truk pengangkut sampah. Sebab, kata dia pengangkutan sampah ke RDF Rorotan tidak bisa menggunakan truk biasa, melainkan truk compactor. Sehingga berdampak sampah yang dikirimkan ke RDF Rorotan masih terbatas.
