IPOL.ID – Seorang tenaga outsourcing Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, berinisial MFA, diduga sengaja membakar ruang rapat kantornya sendiri.
Polisi menduga aksi tersebut dipicu rasa sakit hati setelah MFA mengaku kerap difoto diam-diam oleh rekan kerja. Foto tersebut kemudian disebut dijadikan bahan olok-olokan hingga dibuat menjadi stiker dan dibagikan dalam grup percakapan.
Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang mengatakan, dugaan motif tersebut diketahui dari pemeriksaan awal terhadap MFA.
“Motifnya, dia pernah merasa kesal dengan lingkungan Diskominfo, karyawan lain, karena dirinya sering difoto, terus dimasukkan ke grup, dibuat bahan olokan, kemudian dijadikan stiker. Di-bully,” kata Elnath, Rabu (12/8/2026).
MFA diketahui bekerja sebagai operator command center Diskominfo Kukar. Polisi masih mendalami pengakuan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dari lingkungan Diskominfo.
Aksi pembakaran itu diduga telah direncanakan sejak malam sebelumnya. MFA datang ke kantor sekitar pukul 06.30 WITA dengan membawa bahan bakar jenis Pertalite yang ditempatkan dalam galon air mineral.
