IPOL.ID – Universitas Gadjah Mada mewisuda sebanyak 90 lulusan Program Doktor dari total 1.054 lulusan program pascasarjana, Rabu (22/7) lalu. Untuk program Doktor, rerata IPK periode ini adalah 3,89, dengan 28 wisudawan memiliki IPK 4,00. Salah satu dari wisudawan yang meraih IPK sempurna tersebut adalah I Made Sarmita (37), lulusan Program Studi Doktor Kependudukan, Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM, berhasil menyelesaikan pendidikan dengan masa studi 2 tahun 10 bulan.
Pria asal Kabupaten Badung, Bali ini mengaku dirinya tidak menyangka bisa lulus doktor dengan predikat pujian. Ia menuturkan semakin meyakini kebenaran sebuah ungkapan bahwa hasil tidak menghianati usaha yang sungguh-sungguh. Menurutnya, usaha tersebut tentu perlu diiringi oleh doa dari orang tersayang. “Teriring dengan doa dan dukungan semua pihak, baik keluarga, dosen promotor dan ko-promotor, serta kolega yang lain,” katanya, Kamis (30/7).
Perjalanan untuk menuju jenjang pendidikan doktor diakui Made tidaklah mudah. Made bercerita latar belakang pendidikannya dimulai dari sarjana Pendidikan Geografi Undiksha Bali dari tahun 2006 hingga 2010. Merantau ke Yogyakarta, ia menempuh pendidikan S2 di Kependudukan UGM pada tahun 2011 hingga 2013. Lalu dilanjutkan ke jenjang S3 di prodi yang sama dari tahun 2023 hingga 2026.
