“Kami percaya bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan teknologi. Karena itu, TelkomGroup tidak hanya membangun konektivitas digital, tetapi juga peduli terhadap kondisi alam, menjaga ekosistem dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar manfaat yang dihadirkan dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Gunawan.
Pemilihan Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara sebagai lokasi penanaman didasarkan pada kondisi kawasan pesisir yang terdampak abrasi dan membutuhkan rehabilitasi ekosistem mangrove sebagai pelindung alami garis pantai. Sebanyak 10.000 bibit mangrove ditanam bersama masyarakat, pemerintah setempat, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
Sementara itu, di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, TelkomGroup menanam 10.000 bibit mangrove di kawasan yang memiliki nilai ekologis tinggi di sekitar wilayah operasional infrastruktur digital TelkomGroup. Program ini menjadi wujud tanggung jawab TelkomGroup dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan, sekaligus mendukung pengembangan masyarakat melalui Rumah Edukasi Mangrove sebagai pusat pembelajaran, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
