“Sebagai Ibu, saya percaya bahwa Ibu adalah arsitek kehidupan. Nilai dan prinsip tidak pertama kali disemai di institusi pendidikan, tapi dari rumah sejak dini. Ibu adalah penyemai pertama. Menjalankan peran sebagai perempuan, bekerja, sekaligus membangun keluarga memang penuh tantangan, tapi sesuatu yang sangat mungkin dan dapat dilakukan,” ujar Retno.
“Teamwork sebagai kunci dalam keluarga serta lingkungan mendukung, Ibu dapat menjalankan kedua perannya secara optimal. Karena itu, empowering women means investing in a brighter and better future”.
Perkuat Peran Keluarga
Di era modern, tantangan tumbuh kembang anak kian kompleks dan tidak lagi hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik. Orang tua dihadapkan pada berbagai keputusan penting sejak awal kehidupan anak, mulai dari nutrisi, stimulasi perkembangan, hingga kesehatan mental keluarga.
Di sisi lain, derasnya arus informasi kesehatan belum tentu kredibel membuat keluarga membutuhkan pengetahuan dan pendampingan tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
