Berdasarkan laporan kepolisian, korban berinisial SI alias Mak Bey. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat korban bersama sejumlah temannya sedang nongkrong di Alun-Alun Rangkasbitung.
Seiring waktu, beberapa teman korban kemudian memilih pulang. SI bersama rekannya berinisial MRS alias Sitania masih berada di lokasi.
Keduanya kemudian mendengar teriakan “boti” yang berasal dari sekelompok pemuda. Namun, teriakan tersebut awalnya tidak mereka hiraukan.
Merasa diikuti oleh kelompok tersebut, SI dan MRS kemudian mendatangi para pemuda untuk menanyakan maksud mereka meneriaki keduanya.
Saat hendak merekam kejadian menggunakan telepon selulernya, tiba-tiba salah seorang pemuda menendang handphone milik SI.
“Menurut keterangan korban di laporan kepolisian, tertulis, saat itulah kemudian terjadi keributan, lalu sekelompok remaja tersebut langsung menyerang dan melakukan pengeroyokan,” ujar Fredi.
Akibat kejadian tersebut, SI mengalami luka lebam pada mata sebelah kiri serta luka pada kaki sebelah kanan. Korban kemudian menjalani pemeriksaan medis di RSUD Adjidarmo Lebak.
