IPOL.ID – Kabar mengejutkan di media sosial disebutkan ada desa di Jawa Barat yang penduduknya diduga kecanduan obat-obatan berbahaya.
Seperti yang diunggah di akun Instagram @infobdgbaratcimahi, Kamis (10/8). bahwa ratusan warga Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat diduga kencanduan obat keras tertentu (OKT) Tramadol dan Hexymer.
Menurut Kepala Desa Endang, kasus ini terjadi karena adanya bandar pengedar narkoba dan obat-obatan seperti eximer dan tramadol ini beroperasi bebas di Desa Mulyajaya.
Ratusan warganya, mulai dari anak-anak Sekolah Dasar (SD) hingga nenek-nenek, terjerat kecanduan obat terlarang jenis eximer dan tramadol.
“Benar, tapi jumlah persis warga yang sempat kecanduan (obat keras–red) kurang tau,” kata Endang, Kamis (10/8).
Endang mengatakan kasus ratusan warga kecanduan obat keras ini terungkap saat pihak kepolisian menangkap seorang pengedar obat keras berinisial R dan W.
“Kita data dan benar mereka mengakui sering minum itu (OKT),” ujar Endang.
Mendengar hal itu, Endang tidak tinggal diam, ia segera melakukan investigasi mendalam dan menemukan bahwa laporan tersebut benar adanya.
Penangkapan tersebut berhasil mengamankan sejumlah obat-obatan terlarang dari tangan bandar tersebut.
Namun, hal yang paling mengkhawatirkan adalah fakta bahwa pelaku menjual obat-obatan terlarang ini kepada berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak SD dan bahkan para lansia.
Modus penjualan awalnya dilakukan dengan menawarkan obat-obatan tersebut secara gratis, dengan klaim bahwa obat-obatan tersebut dapat meningkatkan stamina dan semangat kerja.
Kisah mengerikan ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan pemerintah setempat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat mengancam masa depan generasi muda hingga kaum lansia. (Vinolla)
Duh, Ratusan Warga Desa Mulyajaya Diduga Kecanduan Obat Tramadol dan Hexymer
