Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Peringati Hari Disabilitas Internasional, Sutradara Wisnu Surya Pratama Angkat Kisah Atlet Tuli Peraih Medali Emas
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Peringati Hari Disabilitas Internasional, Sutradara Wisnu Surya Pratama Angkat Kisah Atlet Tuli Peraih Medali Emas
Nasional

Peringati Hari Disabilitas Internasional, Sutradara Wisnu Surya Pratama Angkat Kisah Atlet Tuli Peraih Medali Emas

Farih
Farih Published 04 Dec 2024, 14:44
Share
4 Min Read
Sutradara Wisnu Surya Pratama dan Nia Kania Afriani, 46, teman tuli peraih medali emas cabang olahraga lempar lembing bersama peserta dalam kegiatan peluncuran serial dokumenter (docuseries) bertajuk ‘Sosok Baik Indonesia’ mengangkat tiga kisah inspiratif di Jakarta, Selasa (3/12/2024). Foto: Ist
Sutradara Wisnu Surya Pratama dan Nia Kania Afriani, 46, teman tuli peraih medali emas cabang olahraga lempar lembing bersama peserta dalam kegiatan peluncuran serial dokumenter (docuseries) bertajuk ‘Sosok Baik Indonesia’ mengangkat tiga kisah inspiratif di Jakarta, Selasa (3/12/2024). Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Dalam Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap 3 Desember, Sutradara Wisnu Surya Pratama meluncurkan serial dokumenter (docuseries) bertajuk ‘Sosok Baik Indonesia’ yang mengangkat tiga kisah inspiratif.

Dalam catatan Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2020 menunjukkan bahwa terdapat 28 juta penyandang disabilitas di Indonesia atau setara 10,38 persen populasi nasional, namun akses mereka terhadap pekerjaan formal masih sangat minim.

Nah melalui dokumenter itu, penonton diajak menyelami perjalanan hidup para tokoh utama, mengenal sosok-sosok penting di sekitar mereka.

Merasakan berbagai emosi yang mewarnai perjuangan mereka. Episode pertama dari docuseries ini menyoroti perjalanan hidup Nia Kania Afriani, seorang teman tuli yang berhasil meraih medali emas di cabang olahraga lempar lembing pada usia 46 tahun.

“Karya baru saya ini mengangkat kisah luar biasa dari orang biasa. Sosok Ibu Kania benar-benar membuka mata saya bahwa keterbatasan tidak menjadi hambatan bagi mereka yang memiliki tekad dan semangat kuat untuk terus melangkah,” tutur Wisnu Surya Pratama selaku Sutradara Docuseries di Jakarta, Selasa (3/12/2024).

Dikatakan oleh Wisnu bahwa cerita inspiratif tentang Ibu Kania sudah sering dia dengar, akhirnya dia memutuskan untuk bertemu langsung dan menggali kisahnya lebih dalam. Seorang teman tuli mampu bekerja di sektor formal, menjadi atlet profesional, dan berdaya secara ekonomi untuk keluarganya.

“Ini wujud nyata bagaimana sebuah kisah luar biasa bisa mendobrak stigma dan menginspirasi banyak orang,” ujarnya.

Lahir dengan keterbatasan pendengaran, Kania akrab disapa memiliki ruang terbatas untuk bisa berdaya, salah satunya karena tidak banyak lapangan kerja yang ramah terhadap disabilitas tersedia.

“Awalnya setelah lulus sekolah susah dapat kerja, jadi saya coba untuk wirausaha dengan menjual bungkus kertas untuk gorengan dengan cara titip ke teman, atau membantu teman menyulam kancing untuk seragam kantor dengan sistem borongan,” kenang Kania ketika merajut proses perjalanan hidupnya.

Beberapa tahun kemudian, Kania berhasil diterima bekerja di salah satu restoran cepat saji di kawasan Bandung. Mulai dari sana, hidup Kania perlahan berubah.

Mempunyai penghasilan tetap dan lingkungan kerja yang mendukung, Kania mulai berani untuk meraih mimpinya di bidang olahraga sebagaimana cita-citanya sejak kecil.

Berkat dukungan perusahaan tempatnya bekerja, Kania diberikan izin untuk mengikuti berbagai kejuaraan lempar lembing. Tak jarang tekad kuat yang dimilikinya membuahkan hasil manis. Di usianya ke-46 tahun, Kania berhasil meraih medali emas di cabang olahraga lempar lembing pada Pekan Paralimpik Daerah Jawa Barat 2022.

“Saya suka olahraga sejak kecil dan rasanya senang sekaligus bangga ketika saya berhasil menang. Meski usia saya sudah tidak muda lagi, dan sempat sebagian atlet muda meremehkan saya karena sudah tua, menganggap saya tak akan menang dalam lomba, saya tak mau patah semangat. Saya bilang sama diri saya bisa dan mampu. Alhamdulillah, kerja keras saya berhasil,” ungkap Kania tersenyum.

Di tengah keterbatasannya, Kania mampu mendobrak semua rintangan untuk bekerja di sektor formal, meraih prestasi di dunia olahraga. Bahkan bisa hidup mandiri bersama dengan keluarga kecilnya.

Kini Kania tengah membangun rumah impian di atas tanah yang dibelinya dari hasil menabung. Apa yang selama ini dia impikan dapat terwujud. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Atlet, Hari Disabilitas Internasional, Wisnu Surya Pratama
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024). Foto: BPMI Setpres Prabowo Buka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang
Next Article Prof Zudan menginstruksikan Pejabat Pemprov Sulsel wajib menggunakan Digital Signature atau Tanda Tangan Elektronik (TTE), yang sudah disertifikasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Foto: dok humas Enam Bulan Pimpin Sulsel, Prof Zudan Budayakan Digitalisasi Pemerintahan, Dari 332 Naik Jadi 3.021 Akun TTE

TERPOPULER

TERPOPULER
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ongen Sangaji.
Politik

Ongen Desak KPK Periksa Kadis dan Kasudin Dukcapil Terkait Kasus Imigrasi

HeadlineOlahraga
Punya Cita-cita Majukan Sepakbola, Mantan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi Bidik Kursi Ketua PSSI DKI
11 Jun 2026, 16:54
Ekonomi
Ribuan Guru Keagamaan Terima Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
11 Jun 2026, 09:01
Jakarta Raya
BPJS Ketenagakerjaan Ceger Bekali Calon PMI ke Jepang Literasi Aplikasi JMO
11 Jun 2026, 14:30
HeadlineHukum
Tak Mau Libatkan Keluarga, Rita Widyasari Bongkar Alasan Tak Pulang ke Rumah Kakak Usai Bebas
11 Jun 2026, 15:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?