IPOL.ID – Ketergantungan pada alam masih menjadi tantangan utama bagi para petani di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Meskipun lahan pertanian di desa ini cukup luas, produktivitas pertanian, khususnya padi, belum sepenuhnya stabil karena pengaruh cuaca yang tak menentu.
Kepala Desa Loa Raya, Martin, mengungkapkan bahwa saat musim kemarau datang, kekurangan air membuat panen menjadi tidak maksimal. Dampaknya langsung dirasakan oleh petani yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor ini.
“Pendapatan dari panen padi di Desa Loa Raya masih tidak menentu, tergantung pada kondisi cuaca. Saat kemarau, masyarakat masih mengalami kekurangan air, sehingga panennya kurang maksimal,” jelas Martin.
Kondisi ini menyebabkan sebagian petani terpaksa mengurangi luas tanam. Ketidakpastian hasil panen memicu kekhawatiran akan kerugian ekonomi yang signifikan.
Bagi desa yang mengandalkan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi, situasi ini menjadi tantangan serius.
“Ketika pertanian tidak berjalan optimal, maka dampaknya langsung terasa pada penghasilan masyarakat,” tambah Martin.
