IPOL.ID – Saham Tesla anjlok saat perseteruan yang memanas antara pimpinan perusahaan Elon Musk dan Presiden AS Donald Trump berubah menjadi perang kata-kata di depan publik antara dua orang paling berkuasa di dunia.
Trump pada hari Kamis pekan lalu mengatakan, ia sangat kecewa dengan kritikan kepala eksekutif Tesla terhadap rancangan undang-undang kebijakan pajak yang menjadi ciri khasnya.
Musk membalas dalam beberapa unggahan di media sosial, dengan mengatakan dalam salah satu unggahannya bahwa “tanpa saya, Trump akan kalah dalam pemilihan umum.”
Presiden AS tersebut kemudian mengusulkan penghentian kontrak federal dan subsidi yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan Musk. Ia telah meminta pimpinan Tesla dan SpaceX tersebut untuk meninggalkan pemerintahannya, yang menurut Musk adalah kebohongan.
Musk melangkah lebih jauh di penghujung hari, dengan mengatakan bahwa ia akan menghentikan operasional pesawat luar angkasa SpaceX yang digunakan oleh AS.
Saham Tesla anjlok 14% pada hari Kamis di New York, penurunan saham terbesar sejak 10 Maret. Kekalahan tersebut menghapus sekitar USD150 miliar dari nilai pasar pembuat kendaraan listrik tersebut. Saham tersebut turun 2,2% lagi sore hari dalam perdagangan pasca-pasar.
