IPOL.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar menjadikan pencak silat sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus IPSI Sumbar periode 2025–2029 di Auditorium Gubernuran.
“Kami sangat mengapresiasi. Bahkan sebelum datang ke sini, saya sudah mendengar bahwa Sumatera Barat adalah salah satu daerah yang telah menetapkan pencak silat sebagai ekstrakurikuler wajib. Ini langkah yang sangat baik,” kata Dito, mengutip Jumat (4/7/2025).
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya akan mendorong siswa untuk aktif berolahraga, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai luhur yang terkandung dalam pencak silat.
Menpora Dito menekankan bahwa pencak silat bukan hanya sekadar olahraga bela diri, tetapi juga mengandung filosofi mendalam yang berakar dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, seperti hormat, sopan santun, disiplin, dan semangat juang.
