IPOL.ID – Alokasi anggaran yang bersentuhan dengan masyarakat dipastikan bakal mengalami peningkatan. Kenaikan anggaran itu diantaranya di sektor pendidikan dan kesehatan yang dibahas dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025.
“Apresiasi kita pada eksekutif karena anggaran di perubahan ini ada kenaikan dari anggaran murni sebelumnya,” ujar Ketua DPRD DKI, Khoirudin, Minggu (6/7/2025).
Menurutnya, dalam rencana perubahan APBD 2025, anggaran untuk sektor pendidikan mengalami peningkatan dari Rp20,3 triliun menjadi Rp21,6 triliun. Sementara sektor kesehatan naik dari Rp11,4 triliun menjadi Rp11,9 triliun.
Politisi PKS itu menyebut tambahan alokasi tersebut akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan layanan publik.
“Ada layanan masyarakat yang bertambah. Ini semua untuk warga Jakarta dari kami pemerintah, dan saya akan kawal,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menjelaskan bahwa kenaikan anggaran pendidikan salah satunya akan digunakan untuk memperluas cakupan penerima manfaat program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).(sofian)
