IPOL.ID- Anggota Komisi E DPRD DKI, Desie Christiyana Sari meminta gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk menindak tegas oknum yang melakukan jual beli bantuan sembako KJP. Hal itu dikarenakan praktek pungli tersebut sangat meresahkan masyarakat, khususnya kaum ibu yang kerap mengambil bantuan tersebut untuk anaknya.
Politisi yang sudah 3 periode duduk di Kebon Sirih itu pun menyesalkan sistem berbasis barcode yang saat ini diterapkan, hal itu justru membuka celah bagi oknum untuk menyalahgunakan bantuan.
“Saya minta Pak Pramono memberikan tindakan tegas bagi para oknum yang memperjualbelikan bantuan sembako KJP untuk peserta didik. Karena praktek jual beli ini dilaporkan langsung oleh masyarakat pada saya saat reses,” ujar anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI, Desie Christiyana Sari, Sabtu (18/7/2025) malam.
Wanita berwajah oriental itu menceritakan, kondisi masyarakat yang kerap kehabisan bantuan sembako KJP dikarenakan sistem jual beli oleh oknum tersebut. “Masyarakat cerita, jika saat ingin mengambil sembako KJP malah habis. Karena ada oknum yang khusus melayani atau menjadi joki pengambilan bantuan KJP dengan imbalan uang di depan,” katanya.
