IPOL.ID – Presiden AS Donald Trump terkejut oleh tindakan Israel di Gaza dan Suriah, pekan lalu. Dalam kedua kasus tersebut, ia menelepon Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk “memperbaiki” masalah tersebut.
Hal ini menggarisbawahi apa yang dikatakan sumber sebagai dinamika yang semakin tegang antara kedua pemimpin.
Serangan Kamis lalu terhadap satu-satunya Gereja Katolik di Gaza langsung memicu reaksi negatif dari Trump. Ia menelepon Netanyahu untuk menyuarakan ketidaksenangannya dan untuk memastikan pemimpin Israel tersebut merilis pernyataan yang menyebut serangan itu sebagai kesalahan.
Trump juga terkejut dengan serangan udara Israel yang menargetkan gedung-gedung pemerintah di ibu kota Suriah, Damaskus, pekan lalu, ketika pemerintahannya sedang berupaya membangun kembali negara yang dilanda perang tersebut.
“Presiden menikmati hubungan kerja yang baik dengan Bibi Netanyahu, dan terus berkomunikasi dengannya. Beliau terkejut dengan pengeboman di Suriah dan juga pengeboman Gereja Katolik di Gaza,” ujar Sekretaris Pers Karoline Leavitt kepada wartawan di Gedung Putih pada Senin kemarin.
