IPOL.ID – Pemerintah secara resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah (CKG Sekolah), Senin (4/8). Target program ini menyasar 53,8 juta siswa dari tingkat dasar hingga menengah, mencakup sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), madrasah, pesantren, sekolah rakyat, dan sekolah luar biasa (SLB).
Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, program ini sudah lebih dulu dimulai di 72 sekolah rakyat yang merupakan sekolah berasrama.
“Karena sekolah rakyat itu adalah sekolah berasrama jadi kemarin kita mulainya duluan. Kita sudah melakukan cek kesehatan gratis sekolah rakyat di 72 sekolah,” ujarnya, Senin (4/8).
Budi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan kepada anak-anak, masalah gigi menjadi keluhan yang paling umum, disusul gangguan mata dan anemia.
“Saya juga terkejut, ternyata banyak anak kita memiliki masalah gigi, mata, dan kecemasan akibat penggunaan gadget,” sebutnya.
Salah satu jenis pemeriksaan dalam CKG Sekolah adalah pemeriksaan kesehatan jiwa. Budi menekankan hal ini penting, mengingat selama ini deteksi dini terhadap gangguan mental anak masih belum optimal.
