IPOL.ID – Kamis (4/9), massa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPSI) berunjuk rasa dengan mendatangi Gedung DPRD Provinsi Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Massa meminta para wakil rakyat di Jakarta peduli terhadap situasi dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Penggunaan anggaran semestinya diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat. Meski para wakil rakyat pun punya hak atas pembiayaan untuk menjalankan tugas.
Namun besaran anggaran yang digunakan perlu mempertimbangkan situasi kondisi saat ini.
Di tengah aksi tersebut, aliansi mahasiswa mendapat kesempatan beraudiensi dengan pimpinan DPRD DKI Jakarta.
Empat wakil ketua DPRD DKI Jakarta beserta beberapa perwakilan fraksi menerima audiensi massa. Yakni, Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Basri Baco didampingi Ima Mahdiah, Wibi Andrino dan Rany Mauliani.
Lalu, Wakil Ketua Komisi A Alia Noorayu Laksono, Wakil Ketua Komisi B Wahyu Dewanto, Ketua Komisi C Dimaz Raditya, dan Ketua Komisi D Yuke Yurike.
Kemudian, Anggota Komisi A Ali Muhammad Johan, Anggota Komisi C Gias Kumari Putra, Anggota Komisi D Pantas Nainggolan dan Andika Wisnuaji Putra Soebroto, serta Anggota Komisi E Raden Gusti Arief Yulifard, Dina Masyusin, dan Yudha Permana.
