IPOL.ID – Kemenbud (Kementerian Kebudayaan), berupaya mendorong adanya pelestarian warisan budaya. Khususnya situs sejarah spritual yang memiliki nilai penting dalam perjalanan kebudayaan di Pulau Jawa.
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menyoroti pentingnya pemeliharaan situs pada bangunan makam utama Ranggawarsita.
“Atap rumah makam perlu segera diperbaiki karena berisiko menyebabkan kerusakan struktural,” ujarnya, dalam keterangan pers, dilansir dari laman RRI, Jumat (1/8/25).
Dalam kesempatannya ia menjelaskan, rumah makam Ranggawarsita merupakan lokasi ziarah spiritual yang ramai dikunjungi masyarakat dari luar daerah. Makam tersebut diketahui berbentuk bangunan joglo yang berukuran 6,5 x 17 meter di tengah pemukiman penduduk Desa Palar, Trucuk, Klaten.
Lebih lanjut, Ranggawarsita atau Raden Ngabehi Ranggawarsita dikenal sebagai seorang pujangga besar dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Ia lahir pada tahun 1802 dan wafat pada tahun 1873.
Berbagai karya kesusastraan Jawa telah ia ciptakan, di antaranya adalah Serat Hidayat Jati, dan Serat Ajidarma Tuwin. Adapun Serat Ajinirmala, Serat Suluk Sukmalelana, Serat Jaka Lodhang, Serat Jayengbaya, Serat Pawarsakan, Serat Kalatidha, dan Serat Witaradya.
